Serunya SPAK di Car Free Day

SPAK Bojonegoro Beraksi di Car Free DayBOJONEGORO – Saya Perempuan Anti Korupsi  (SPAK) Bojonegoro menggelar orasi dan Game tentang anti korupsi pada acara Car Free Day, Minggu (7/7/2016) di Alun-Alun Kota Bojonegoro. Acara tersebut menjadi salah satu fokus kegiatan SPAK untuk menyebarkan pendidikan anti korupsi di berbagai komunitas.

Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Bojonegoro terdiri dari perempuan dari berbagai organisasi di Bojonegoro. Seperti, IDFoS, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), IPPNU, Fatayat, Muslimat, dan Ademos, Dharma Wanita, IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia), dan Stikes ICSADA.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 06.30 WIB tersebut dilakukan di sisi sebelah timur Alun-Alun Kota Bojonegoro, tepatnya di depan papan bertuliskan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pintu masuk Pendopo Malowopati Pemkab.

Acara dimulai dengan orasi yang disampaikan oleh Laily Mubarokah, perwakilan IDFoS dan Nafidatul Hima dari KPI Bojonegoro. Keduanya menyampaikan apa itu SPAK dan bagaimana awal terbentuknya SPAK kepada para pejalan kaki yang menikmati car free day pagi itu.

Selain itu, orator juga menyampaikan sosialisasi untuk menerapan nilai-nilai anti Korupsi dalam kehidupan sehari-hari, dan menekankan pentingnya peran perempuan dalam keluarga dalam kaitannya untuk ikut mencegah perilaku korupsi.

“Jujur, peduli, mandiri, berani, tanggung jawab, adil, disiplin, kerja keras, dan sederhana, itu adalah nilai- nilai anti korupsi yang harus kita lalukan dan praktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Secara tidak langsung kita ikut mencegah perilaku koruptif,” kata Laily Mubarokah dalam orasinya.

Di waktu yang sama, kegiatan SPAK Bojonegoro pagi itu juga dilakukan pembagian stiker SPAK Bojonegoro kepada pengguna jalan dan mengajak mereka untuk bermain games SPAK. Dalam games tersebut, banyak anak-anak dan beberapa ibu-ibu antusias mengikuti permainan yang telah disediakan.

Salah seorang ibu yang sempat mengikuti games menyampaikan, kegiatan tersebut sangat bagus. ”Untuk   lebih meriah lagi, perlu diberikan doorprize,” tukas perempuan yang beralamatkan di Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Kota Bojonegoro ini. (iwd/yok)

Sebarkan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IDFoS Indonesia © 2016 Frontier Theme
%d blogger menyukai ini: