Pembangunan Fisik Tiga Desa 100 Persen

BOJONEGORO – Program Aksi Kemitraan untuk Pemberdayaan Masyarakat (Patra Daya) tahun 2015 memasuki fase pembangunan fisik. Dari enam lokasi pembangunan, tiga desa telah menyelesaikan pembangunan hingga 100 persen. Tiga desa itu adalah Ngraho dan Sudu, Kecamatan Gayam serta Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu.

Menurut pendamping teknik IDFoS Indonesia, Rizal Zubad F., dari tiga desa yang didampinginya tersebut pembangunan fisiknya sudah 100 persen. Penyelesaian pembangunan fisik ini lebih cepat dari jadwal, karena dilakukan akselerasi.

Akselerasi pekerjaan dilakukan dengan pertimbangan kondisi alam dan ketersediaan material, alat , dan tenaga kerja. ”Untuk pengerjaan normalisasi sungai, pemerintah desa mengharapkan dipercepat, untuk mengantisipasi adanya banjir,” kata Lisdiyono, ketua tim pelaksana pembangunan desa Sudu.

Bentuk program fisik untuk Desa Sudu berupa pengerjaan normalisasi sungai. Sedangkan Desa Ngraho, berupa pengerjaan jalan paving dan penerangan jalan umum di 21 titik. Dan Desa Sukoharjo, pengerjaan 3 jembatan lingkungan dan 4 titik jalan paving.

Sementara itu, Manajer Program Patra Daya 2015, Sunariyo mengungkapkan, menjelang berakhirnya tenggang waktu program selesai, akan dipergunakan untuk melakukan assessment social ekonomi desa. Selain itu, pada Januari 2016 ini juga akan digelar pelatihan tentang UU Desa.

Program Patra Daya adalah program peningkatan infrastruktur pedesaan yang didanai oleh sharing cost penunjang operasional ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Pertamina EP Cepu, Badan Kerja Sama PI Blok Cepu, atas persetujuan SKK Migas. Adapun IDFoS sebagai pelaksana program tersebut. (iwd/yok)

Sebarkan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IDFoS Indonesia © 2016 Frontier Theme
%d blogger menyukai ini: