Pacu Perbaikan Gizi Anak Melalui NERS

Peserta pelatihan belajar menghitung jumlah protein dan kalori bahan makanan untuk balita

Penyimpang positif adalah orang/individu yang melakukan perilaku/kebiasaan unik (tidak biasa), yang membuat mereka mampu mencegah terjadinya kurang gizi dibandingkan dengan para tetangganya yang memiliki sumberdaya yang sama dan menghadapi resiko yang sama pula.

Kebiasaan mereka lah yang nanti akan diadopsi untuk diterapkan di Sesi Pendidikan dan Rehabilitasi Gizi (NERS-Nutrition Education and Rehabilitation Session). Di lingkungan masyarakat NERS sering dikenal dengan sebutan Pos Gizi.

Di hari kelima Pelatihan PD Hearth dan Penelitian Formatif PD, peserta pelatihan belajar tentang merancang strategi-strategi rehabilitasi gizi anak.

Perancangan ini disusun sesuai dengan temuan perilaku unik dari keluarga Positive Deviance (Penyimpang Positif) yang kemudian dikembangkan oleh kader.

Kader menyusun piramida gizi seimbang

Yang pertama, peserta pelatihan merancang menu makanan untuk diterapkan di Sesi Pendidikan dan Rehabilitasi Gizi. Kemudian mempelajari tentang tabel gizi seimbang.

Selain itu, kader juga belajar cara berkomunikasi dengan ibu balita agar mau datang ke Pos Gizi serta belajar menyampaikan pesan-pesan kesehatan.

Terkait strategi dalam pemberian makan, anak yang biasanya sangat susah untuk makan, bisa dikenalkan dengan makanan baru, atau merubah makanan biasanya menjadi lebih menarik.

Misalnya, anak yang biasa diberi ikan lele yang di goreng dirubah menjadi bakso lele, dengan begitu anak akan tertarik dan mau makan.

Perlu diketahui, anak batita (bawah tiga tahun) berada pada masa pertumbuhan yang cukup pesat, sehinggga memerlukan zat-zat gizi yang tinggi dalam setiap kilogram berat badannya.

Masalah pertumbuhan dan perkembangan anak balita merupakan masalah serius, karena pada usia ini merupakan masa kritis dalam proses tumbuh kembang secara fisik maupun kecerdasan pada anak.

Masalah gizi buruk kebanyakan terjadi pada keluarga miskin, namun tidak dipungkiri bahwa ada pula keluarga mampu yang mempunyai anak bergizi kurang baik.

Pelatihan PD Hearth Dan Penelitian Formatif PD merupakan bagian dari Program Penguatan Kapasitas Layanan Posyandu yang difasilitasi oleh IDFoS (Institute Development of Society) Indonesia. Dan diprakarsai oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), bersama Pertamina EP Cepu dan Badan Kerja Sama PI Blok Cepu, atas persetujuan SKK Migas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IDFoS Indonesia © 2016 Frontier Theme
%d blogger menyukai ini: