IDFoS dan STAI Al Hikmah Diskusikan Kuisioner CC

BOJONEGORO – Salah satu tahapan penting dalam implementasi Maklumat Pelayanan (Citizen Charter) adalah penyusunan kuisioner. Kuisioner dibutuhkan untuk mendapatkan data dasar terkait pelayanan yang diberikan di puskesmas.

Untuk itu, Sabtu (13/2/2016) pukul 14.00 WIB, IDFoS bekerja sama dengan STAI Al Hikmah, Tuban melakukan diskusi terkait penyusunan instrumen kuisioner. Instrumen inilah yang akan digunakan untuk memperoleh data dasar di tiga puskesmas yang akan menerapakan Maklumat Pelayanan.

Yakni, di Puskesmas Ponco, Puskesmas Jenu, dan Puskesmas Kebonsari, ketiganya berada di Kabupaten Tuban. Dari perwakilan IDFoS, hadir dalam diskusi tersebut Joko H. Purnomo, Ainun Naim Mr, Dwi Arianti, Rizal Zubad, dan Rika W.

Sementara dari STAI Al Hikmah diwakili oleh dosen di kampus tersebut yakni Fira Mubayyinah, Zakiyah, dan Laily.

Bertempat di kantor IDFoS Indonesia, diskusi siang itu membahas variabel yang akan digunakan sebagai dasar penyusunan kuisioner di tiap poli di tiga puskesmas tersebut. Seperti, waktu dalam pelayanan, sikap, ketersediaan SDM di puskesmas, kejelasan informasi, biaya, sarana dan prasarana, hak dan kewajiban, dll.

Setelah itu, Joko meminta kepada tim CC dari dua lembaga ini untuk mengembangkan dalam bentuk pertanyaan yang secepatnya bisa dilakukan konsultasi dengan pihak puskesmas.

Menurut Koordinator Program Citizen Charter, Ainun Naim, sesuai tahapan implementasi CC, setelah sosialisasi maklumat pelayanan, tahapan selanjutnya adalah perencanaan. Yang di dalamnya adalah pengumpulan data primer melalui survei dengan didahului penyusunan kuisioner.

Setelah itu, dilanjutkan dengan observasi, diskusi kelompok terfokus, dan interview mendalam. Serta, dilanjutkan dengan pengolahan data sebelum menginjak pada tahapan penyusunan draft CC.

“Hingga pertengahan Februari ini, Puskesmas Ponco dan Puskesmas Jenu telah melaksanakan sosialisasi CC. Sementara untuk sosialisasi di Puskesmas Kebonsari rencananya akan dilakukan pada Kamis (17/2/2016),”ungkap Ainun Naim.

Fasilitasi Maklumat Pelayanan merupakan bentuk advokasi yang dilakukan IDFoS Indonesia untuk membantu meningkatkan pelayanan publik yang berkualitas. Selain itu, program CC ini juga sebagai bentuk kontribusi yang diberikan IDFoS Indonesia kepada masyarakat untuk membantu perbaikan pelayanan. (iwd/yok)

Sebarkan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IDFoS Indonesia © 2016 Frontier Theme
%d blogger menyukai ini: