Gelar Serah Terima Sarpras Posyandu

Serah terima sarpras Posyandu Pilanggede dan Sarirejo

BOJONEGORO – Posyandu Desa Pilanggede dan Sarirejo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, Kamis lalu (04/06/2020) menggelar Rembug Desa Desiminasi Program dan serah terima sarana prasarana posyandu.

Kegiatan dua posyandu tersebut dilaksanakan secara bersamaan di Balai Desa Pilanggede. Dimulai  pukul 11.00 WIB, acara berlangsung dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 dan menerapkan physical distancing.

Acara dihadiri oleh Kepala Puskesmas Balen (dr. Vera), Perwakilan Dinas Kesehatan Bojonegoro (Imam Wahyudi), Kepala Desa Pilanggede, Kepala Desa Sarirejo, Perwakilan EMCL (Hasti Asih), IDFoS Indonesia, serta perwakilan kader kesehatan dan perangkat desa dari kedua desa tersebut.

Penyerahan sarana prasarana bagi posyandu Pilanggede dan Sarirejo diterima secara simbolis oleh dr. Vera dan Imam Wahyudi. Dalam kesempatan tersebut, dr. Vera mengapresiasi dukungan yang diberikan EMCL kepada Posyandu Pilanggede dan  Sarirejo.

Dia berpesan agar seluruh kader kesehatan di dua desa tersebut tetap fokus pada tumbuh kembang bayi di desanya meskipun saat ini tengah dilanda krisis akibat pandemi.

“Apresiasi yang tinggi saya berikan kepada inisiatif baik yang telah dilakukan oleh EMCL kepada Desa Pilanggede dan Sarirejo, dengan adanya dukungan ini diharapkan tidak ada lagi kasus stunting pada balita di Kecamatan Balen,” ucap dr. Vera.

Ia juga menambahkan bahwa prioritas penanganan stunting ini adalah bayi yang usianya dibawah 2 tahun. Dr. Vera juga memaparkan bahwa ada kenaikan angka bayi kurang gizi dari 8 % menjadi 12% di Kecamatan Balen.

Sehingga, inisiatif dan dukungan seperti ini nantinya akan sangat membantu dalam menekan angka tersebut. “Kader desa harus memperhatikan protokol Covid-19 dan melakukan penyesuaian,” ujarnya.

Penerapan physical distancing.

Dalam sambutannya, Hasti Asih, perwakilan EMCL, menyampaikan bahwa EMCL akan terus bersinergi dengan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui program peningkatan kualitas kesehatan. Pihaknya juga berterima kasih atas respons positif dari kader kesehatan di Kecamatan Balen.

Hal senada juga disampaikan Laily Mubarokah selaku Manager Program IDFoS Indonesia. Laily mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan semangat para kader serta bidan selama program berlangsung di desa. Ia berharap semoga ke depan ilmu yang didapat bisa dilanjutkan serta bantuan sarpras dapat bermanfaat khususnya untuk desa dan juga posyadu.

Sarana penunjang yang diberikan kepada dua posyandu di Kecamatan Balen ini berupa alat pengukur panjang bayi, pengukur tinggi badan, timbangan balita, timbangan badan digital, pengukur lingkar kepala dan tikar.

Kegiatan ini merupakan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) EMCL yang fokus dalam bidang kesehatan. Program Penguatan Kapasitas Layanan Posyandu ini difasilitasi oleh IDFoS Indonesia dan didiprakarsai oleh Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) bersama Pertamina EP Cepu dan Badan Kerja Sama PI Blok Cepu, atas persetujuan SKK Migas. (ika/yok)

Sebarkan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IDFoS Indonesia © 2016 Frontier Theme
%d blogger menyukai ini: