BUMDesa Makmur Rejo Ikuti Ajang Kegiatan Pra Forum Kapasitas Nasional di Surabaya

SURABAYA – Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Makmur Rejo Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro yang bergerak pada usaha budidaya ayam petelur turut berpartisipasi di ajang kegiatan Pra Forum Kapasitas Nasional (Forkapnas). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh SKK Migas perwakilan Jabanusa di Ballroom Hotel Shangri-la Surabaya, Jawa Timur selama tiga hari (17-19 Mei 2022).

Pra kegiatan Forkapnas 2022 Wilayah Jabanusa merupakan bagian dari rangkaian acara penunjang menuju Forkapnas 2022, yang akan digelar di Jakarta pada 27 hingga 28 Juli 2022 mendatang.

Kegiatan ini menjadi forum diskusi, sosialisasi, sekaligus pameran pihak pabrikan, vendor dan UMKM yang bergerak di industri penunjang hulu migas. Ada 11 UMKM yang mengikuti pameran tersebut. Salah satunya BUMDesa Makmur Rejo yang merupakan binaan dari PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 (JTB).

Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas Erwin Suryadi dalam pembukaan kegiatan ini menyampaikan peranan industri hulu migas yang menjadi kontributor utama bagi perekonomian nasional dan daerah.

Keberadaan industri hulu migas, menurut Erwin, memberikan kontribusi positif bagi pendapatan sejumlah pemerintah daerah melalui dana bagi hasil migas, yang secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

“SKK Migas bersama dengan KKKS mendorong peningkatan peran industri Nasional maupun lokal di seluruh pelaksanaan aktivitas industri hulu migas demi pencapaian target TKDN 2022 dan mengejar visi 2030,” ujar Erwin.

Di tempat yang sama, Ast Field Manager PEPC JTB Weanny Hikmat yang hadir pada kegiatan tersebut mengungkapkan pihaknya memiliki komitmen dalam kaitan peningkatan kapasitas masyarakat baik secara kesejahteraan ekonomi maupun lingkungan. Dengan melibatkan mitra binaannya seperti ini menurutnya sebagai bagian dari proses peningkatan itu sendiri.

“Dengan mengikuti forum seperti ini UMKM dan mitra binaan lainnya semakin luas relasinya yang juga turut menambah kepercayaan diri dalam mencari peluang mendapat kesempatan sebagai penyedia barang jasa di perusahaan migas,” terangnya.

Sementara, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Nurwahidi berharap, Forum Kapasitas Nasional ini menjadi wadah yang akan mempertemukan para pemangku kepentingan, khususnya dunia usaha pihak pabrikan, vendor, serta UMKM binaan KKKS dalam lingkup industri penunjang hulu migas di wilayah Jabanusa.

“Banyak industri hulu migas yang beroperasi di wilayah Jabanusa diharapkan semakin memberi banyak efek ganda yang dirasakan industri-industri penunjang dan masyarakat di sekitar wilayah operasi,” kata Nurwahidi. (ika/yok)

Sebarkan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

IDFoS Indonesia © 2021
%d blogger menyukai ini: