Antisipasi Keterlambatan, Pendampingan Dimaksimalkan

TUBAN – Pencairan dana termin pertama Program Aksi Kemitraan untuk Pemberdayaan Masyarakat (Patra Daya) tahun 2015 telah dilakukan pada awal November lalu kepada 6 desa lokasi sasaran program. Yakni, Desa Beged, Sudu, Sukoharjo, Ngraho, (Kabupaten Bojonegoro) dan Mentoro, dan Karangagung (Tuban).

Dari 6 desa tersebut, Desa Karangagung, Kecamatan Palang belum menyerap seluruh dana termin I. Ini sebagaimana disampaikan oleh pendamping ekonomi dan manjemen IDFoS, Iin J. A.

“Hingga saat ini untuk Karangagung masih belum bisa menyelesaikan laporan penggunaan dananya. karena dana termin pertama belum terserap secara keseluruhan,” katanya.IDFoS

Karangagung pada Program Patra Daya 2015 melakukan pembangunan pos penjagaan tambat labuh dan pengadaan tempat sampah. Menurut informasi terbaru yang diterima dari pendamping teknik, progres fisik pembagunan pos tambat labuh hingga kini mencapai 75 %. Sedangkan untuk pengadaan tempat sampah masih dalam pengadaan barang.

Sesuai agenda, pada minggu keempat Desember diharapkan laporan penggunaan dana dari 6 desa sudah terselesaikan sambil menunggu proses pencairan dana tahap II.

Manajer Program Patra Daya 2015, Sunariyo mengatakan, untuk mengantisipasi keterlambatan proses pekerjaan dan penyusunan laporan, peran pendamping akan diintensifkan. Dalam artian pengawasan dalam pembangunan maupun asistensi dalam penyusunan laporan penggunaan dana akan diintensifkan. (iwd/yok)

Sebarkan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IDFoS Indonesia © 2016 Frontier Theme
%d blogger menyukai ini: