20 Desa Terima Bantuan Patra Daya

Serah terima program Patra DayaBOJONEGORO – Sebanyak 20 desa di Kabupaten Bojonegoro, yang diwakili oleh Kepala Desa (Kades) dan Tim Pelaksana Pembangunan (TPP) menerima piagam simbolis pada Selasa (14/5/2016) di halaman Balai Desa Ringin Tunggal, Kecamatan Gayam.

Mereka menerima apresiasi itu dalam acara Serah Terima program Aksi Kemitraan untuk Pemberdayaan Masyarakat (Patra Daya) yang didukung oleh operator Blok Cepu ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan difasilitasi 9 LSM Mitra EMCL.

Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka menyerah terimakan program penunjang operasi ExxonMobil Cepu Limited Patra Daya kepada pemerintah desa di 20 desa lokasi program.

Program Patra daya merupakan salah satu program penunjang operasi EMCL untuk memberikan bantuan berupa peningkatan Infrastruktur yang ada di desa. Berbagai jenis infrastruktur yang ada di desa telah banyak membantu masyarakat sekitar melalui program ini.

Adapun 20 desa di 5 kecamatan yang menerima bantuan program tersebut antara lain, Desa Sudu Kecamatan Gayam dengan jenis bangunan Lapangan Sepak Bola. Desa Brabowan, Kecamatan Gayam dengan jenis bangunan TPT.

Kemudian, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam dengan jenis bangunan jalan paving, penerangan jalan umum, TPT dan jembatan kecil. Desa Beged, Kecamatan Gayam dengan jenis bangunan jalan paving.

Desa Ringin Tunggal, Kecamatan Gayam dengan jenis bangunan balai desa. Desa Katur, Kecamatan Gayam dengan jenis bangunan jalan paving. Desa Gayam dengan jenis bangunan jalan paving dan Gedung PAUD.

Desa Begadon dengan jenis bangunan Jalan Paving. Desa Manukan dengan jenis bangunan balai desa. Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam dengan jenis bangunan Jalan paving dan Desa Cengungklung Kecamatan Gayam dengan jenis bangunan balai desa.

Di Kecamatan Kalitidu, terdapat 5 desa. Yakni, Desa Talok dengan jenis bangunan gedung PAUD. Desa Pungpungan dengan jenis bangunan paving halaman dan drainase. Desa Leran dengan jenis bangunan perkerasan jalan dan pembangunan jalan paving.

Kemudian, Desa Ngujo dengan infrastruktur pembangunan jalan paving. Desa Sumengko dengan infrastruktur pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), dan Desa Sukoharjo dengan infrastruktur pembangunan jalan paving.

Adapun di Kecamatan Kapas ,Bojonegoro, dan Dander, masing-masing satu desa. Yakni, Desa Ngampel dengan infrastruktur pembangunan drainase dan gapura Desa. Desa Kalirejo dengan infrastruktur pembangunan drainase. Dan Desa Ngablak dengan jenis bangunan balai desa.

Sementara sembilan Lembaga Swadaya Masyarakat yang memfasilitasi pembangunan infrastruktur di 20 desa tersebut adalah Gemati, IDFoS Indonesia, SEC, Fospora, Bappeka, Farabi, LIMA 2B, LSPM dan Ademos. (iwd/yok)

 

Sebarkan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IDFoS Indonesia © 2016 Frontier Theme
%d blogger menyukai ini: