Semangat Warga, Modal Positif dalam Pembangunan Desa

Penyampaian laporan pertanggungjawaban program Patra Daya oleh ketua TPP Desa Brabowan Kecamatan Gayam Bojonegoro

 

BOJONEGORO – Tim Pelaksana Pembangunan (TPP) Desa Brabowan, Kecamatan Gayam Bojonegoro telah melaksanakan Rembug Warga Pertanggungjawaban dan Serah Terima Program Aksi Kemitraan untuk Pemberdayaan Masyarakat (Patra Daya), pada Senin (27/3/2017) sebagai bentuk transparansi penggunaan dana  dan juga menandai akhir dari program.

Rembug warga dilaksanakan di balai Desa Brabowan. Acara yang dimulai pukul 13.45 WIB tersebut diikuti oleh 25 warga dari berbagai unsur. Seperti  perangkat desa, perwakilan RT dan RW, BPD, perwakilan Pemuda, PKK, Karang taruna, Linmas, panitia TPP dan tokoh masyarakat.

Selain masyarakat, rembug warga juga dihadiri oleh Kepala Desa (Kades) Brabowan Sukiran, perwakilan dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Andi Widianto , dan Pendamping Program Patra Daya IDFoS Indonesia.

Kades Brabowan Sukiran dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada EMCL yang telah memberikan bantuan CSR kepada desa Brabowan.

“Kami harapkan untuk pembangunan TPP (Tembok Penahan Tanah) bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Brabowan yang pertama bisa meningkatkan kualitas tanah jalan, untuk memperjelas batas antara tanah warga dan tanah jalan,” jelasnya.

Selanjutnya, sambutan dari Andi Widianto, Humas ExxonMobil Cepu Limited. Andik mengatakan, semangat warga  dalam membangun merupakan hal yang sangat positif dalam pembangunan desa.

Usai sambutan, acara selanjutnya pelaporan pertanggungjawaban oleh Ketua Timlak, Mujiono. Pemaparan LPJ berisi dua hal. Yakni, pelaporan terkait tahapan kegiatan fisik mulai dari 0 % sampai 100 % selama program berjalan dan pelaporan penggunaan dana secara rinci untuk pembangunan TPT sepanjang 334 meter.

Acara selanjutnya serah terima program Patra Daya secara simbolis dari Timlak kepada pihak EMCL, dan dari EMCL kepada Kades Brabowan, yang menandakan bahwa pertanggungjawaban telah diterima oleh masyarakat.

Kemudian, sebelum acara rembug warga diakhiri dilakukan penyepakatan terkait rencana tindak lanjut pemeliharaan TPT yang dipimpin oleh Sunariyo, Manajer program Patra Daya IDFoS Indonesia.

Dan akhirnya disepakati bersama bahwa untuk perawatan TPT dilakukan oleh pihak desa dan setiap masyarakat, dan masyarakat berperan dan ikut serta menjaga TPT tersebut, terutama masyarakat diharap menegur apabila ada truk atau kendaraan parkir di lahan TPT tersebut.

Dan sebagai rasa syukur atas terselesaikannya pembangunan gedung kelembagaan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Kades.

Patra Daya merupakan program kemasyarakatan yang didampingi IDFoS dan didukung oleh ExxonMobil Cepu Limited, Pertamina EP Cepu, Badan Kerja sama Blok Cepu di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas. (ika/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IDFoS Indonesia © 2016 Frontier Theme
%d bloggers like this: