Penyusunan Maklumat Pelayanan PKM Jenu, Tuban

Penyusunn Maklumat Pelayanan Pukesmas Jenu TubanTUBAN – Tahapan lanjutan dalam program peningkatan pelayanan publik menggunakan Citizen Charter atau Malumat Pelayanan dilaksanakan di Puskesmas Jenu, Kecamatan Jenu, Tuban.

Pada Kami (16/6/2016), diselenggarakan focus group discussion atau FGD penyusunan draft CC. Yakni, aturan tertulis yang berisi kesepakatan bersama antara pemberi layanan dan pengguna layanan terkait penyelenggaraan pelayanan di Puskesmas Jenu.

Kegiatan tersebut mengundang dua unsur dalam penyelenggaraan pelayanan, yaitu pengguna layanan dan pemberi layanan. Dari pengguna layanan, diwakili oleh Forum Masyarakat Madani (FMM) Kecamatan Jenu. Sedangkan pemberi layanan dikuti oleh petugas Puskesmas Jenu.

Penyusunan draft Citizen Charter dilakukan untuk mengimplementasikan berbagai masukan dan rekomendasi yang diperoleh dari riset dan diskusi yang menjadi aturan tertulis sebagai acuan dalam penyelenggaraan pelayanan di puskesmas.

Acara dimulai pukul 09.17 WIB. Acara yang difasilitasi oleh Rizal Zubad F. dari IDFoS diawali dengan penyampaian berbagai rekomendasi yang diperoleh dari penelitian penyelenggaraan pelayanan di Puskesmas Jenu.

Serta, hasil diskusi yang dilakukan untuk menggali lagi kebutuhan dan saran dari Masyarakat Madani yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Jenu, dokter Dede.

Dalam paparannya, dokter Dede menjelaskan beberapa rekomendasi yang didapat dari hasil penelitian dan FGD beberapa waktu yang lalu. Dari rekomendasi tersebut, beberapa telah dilakukan oleh puskesmas.

Di antaranya, pembenahan beberapa fasilitas puskesmas seperti loket, parkir, sarana pembuangan, penambahan ambulans, penataan sarana informasi dan lingkungan, serta integritas dan kedisiplinan pegawai.

 “Karena loket kita kecil, kita sudah menggantinya dengan meja loket yang besar. Di mana di situ jam pelayanan bisa langsung terbaca oleh masyarakat,” katanya.

 ”Kita juga menyediakan tenaga CS di loket yang bisa dilihat. Selain itu, untuk kedisiplinan pegawai, kita juga telah menggunakan absen dengan fingerprint,” tuturnya.

Setelah kepala puskesmas menyampaikan berbagai perkembangan yang telah dilakukan sesuai dengan rekomendasi masyarakat, acara dilanjutkan dengan penyusunan draft Maklumat Pelayanan bersama FMM. Namun, sebelumya terlebih dahulu dibahas draft Maklumat Pelayanan yang telah disusun oleh puskesmas.

 “Inisiasi dari puskesmas sangat cepat sekali, karena sudah membuat draft. Namun, Maklumat Pelayanan ini merupakan kesepakatan dengan masyarakat. Sehingga, tidak ada salahnya jika kita me-review ulang apakah ini sudah cocok dengan masyarakat. Kalau sudah cocok, dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” tutur Rizal.

Dalam penyusunan draft tersebut dibahas beberapa poin yang akan dituangkan dalam Maklumat Pelayanan. Seperti, Visi dan Misi puskesmas, motto, slogan, standart pelayanan, termasuk unit layanan, waktu pelayanan, dan lama pelayanan. Serta, fasilitas umum dan sarana penunjang, kebersihan, dan petugas kesehatan. (iwd/yok)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IDFoS Indonesia © 2016 Frontier Theme
%d bloggers like this: