Observasi Implementasi Maklumat Pelayanan

TUBAN – Rangkaian monitoring dan evaluasi (monev) untuk melihat sejauhmana pelaksanaan Maklumat Pelayanan atau Citizen Charter mulai dilakukan. Monev dilaksanakan dengan melakukan wawancara dan observasi terkait implementasi Maklumat Pelayanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Soko, Tuban.

Dalam monev, IDFoS menggandeng mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cendekia Husada (STIKES ICSADA) Bojonegoro. Wawancara dilakukan dengan cara pengisian kuisioner pada beberapa pasien atau pengguna layanan di PKM Soko.

Mahasiswa STIKES ICSADA melakukan wawancara dengan penggua layanan di PKM Soko

Mahasiswa STIKES ICSADA melakukan wawancara dengan penggua layanan di PKM Soko

Rangkaian wawancara dilaksanakan sejak Senin (12/10/2015) hingga Senin (19/10/2015) dengan jumlah responden 315 orang. Wawancara dilakukan untuk mengetahui sejauh mana implementasi Maklumat Pelayanan dilaksanakan pada 9 layanan. Di antaranya, loket, apotek, poli gigi, poli umum, laboratorium, poli KIA, dan poli MTBS.

Manajer Program Citizen Charter, Ainun Naim mengungkapkan, wawancara pengisian kuisioner ini untuk melihat sejauh mana implementasi Maklumat Pelayanan di PKM Soko. ”Apakah ada perubahan yang perlu dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau tidak,” tandasnya.

Hal tersebut juga sejalan dengan yang diharapkan Kepala PKM Soko, Musholin. “Monev ini sangat penting dilakukan, untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan Maklumat Pelayanan ini, apakah diperlukan perubahan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini atau tidak,” terangnya.

Hasil dari wawancara dan observasi akan menjadi data yang akan menjadi instrumen penyusunan draft Maklumat Pelayanan setelah dilakukan evaluasi. (iwd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IDFoS Indonesia © 2016 Frontier Theme
%d bloggers like this: