BUMDes Ngujung Sahkan AD/ART

Sambutan dari Kepala BPMPD dalam acara Pengesahan AD/ART BUMDes Lana Usaha Desa Ngujung, Temayang, Bojonegoro.

 

BOJONEGORO – Didampingi oleh IDFoS Indonesia, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ngujung, Kecamatan Temayang, Bojonegoro menyelenggarakan Musyawarah Desa dengan agenda pengesahan AD/ART Bumdes Lana Usaha Desa Ngujung. Acara dilaksanakan di balai desa setempat pada Selasa (30/05/2017).

AD/ART tersebut berfungsi untuk menggambarkan mekanisme kerja BUMDes dan dijadikan sebagai rujukan dalam pengelolaan agar sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola BUMDes.

Dalam pengesahan AD/ART tersebut, hadir jajaran satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) Bojonegoro, seperti, Kepala BPMPD, Jumari dan Camat Temayang, Muhlisin.

Selanjutnya dari Pemerintahan Desa seperti Kades, perangkat desa, BPD, RT-RW, tokoh masyarakat, kelompok tani, pemuda, PKK dan Karang Taruna juga turut serta dalam acara tersebut.

Kegiatan yang dibuka pukul 12.24 WIB tersebut diawali dengan sambutan Kepala Desa Ngujung, Eko Purwanto. Dia menyampaikan, BUMDes nantinya akan fokus di semua lini yang bersentuhan langsung di masyarakat, seperti peternakan, pertanian, atau industri rumah tangga.

“Harapannya, BUMDes bisa memaksimalkan potensi yang ada di Desa Ngujung dan dapat mengingkatkan perekonomian warga Desa Ngujung,” katanya.

Kemudian sambutan Camat Temayang, Muhlisin. Dia mengharapkan, dengan adanya BUMDes dapat meningkatkan kesejahteraan warga. Semua ini bisa berjalan kalau didukung penuh oleh smua pihak, khususnya warga Ngujung.

Sambutan terakhir dari Kepala BPMPD Jumari. Dia meminta BUMDes bekerjasama dengan Pemdes. Supaya dana desa mengalir, Pemdes investasi ke BUMDes. Kemudian, BUMDes yang menjalankannya supaya bisa mendorong warga menjadi sejahtera.

“Kuncinya pemerintahan itu ingin mensejahterakan warganya, dengan cara Pemdes bekerjasama dengan  BUMDes,” tambahnya.

Acara dilanjutkan dengan presentasi oleh Ketua BUMDes Ahmad Mas Huda, terkait rencana usaha yang akan dijalankan. Dia menyampaikan BUMDes memiliki lima unit usaha yaitu, peternakan, pertanian, pengolahan industri, pariwisata dan  jasa.

Tahun ini, BUMDes akan menjalankan unit usaha penggemukan sapi. Dan untuk tahun-tahun selanjutnya, menyusul beberapa usaha lagi dari unit-unit usaha BUMDes itu sendiri.

Usai presentasi, acara dilanjutkan dengan Pengesahan AD/ART oleh Kades Ngujung. Dalam AD/ART tersebut tercantum bahwa Pemerintah Desa Ngujung mendirikan Badan Usaha Milik Desa dalam upaya meningkatkan pendapatan masyarakat Desa sesuai dengan kebutuhan dan potensi Desa. Dengan nama Badan Usaha Milik Desa “LANA USAHA”.

Dalam kegiatan ini Pemdes Ngujung bekerja sama dengan Institute Development of Society (IDFoS) Indonesia untuk melakukan pendampingan BUMDes.

Selain Desa Ngujung, Desa Belun dan Pandantoyo, Kecamatan Temayang juga bekerja sama dengan IDFoS untuk melakukan pendampingan BUMDes. (ika/yok)

2 Comments

Add a Comment
  1. sukse selalu untuk institute development of society

  2. perkenalkan saya indra syamsi dari pemko Sawahlunto sumatera barat mohon informasinya pak, apakah pendirian bumdes harus dibuatkan akte notarisnya, atau cukup hasil musyawarqah desa saja yang kemudian di buat perdenya, terima kasih atas bantuan jawabannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IDFoS Indonesia © 2016 Frontier Theme
%d bloggers like this: